DONGGALA – Gerakan Aksi Bergizi hadir untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), olahraga dan konsumsi makanan bergizi seimbang. Gerakan aksi bergizi ini penting dilaksanakan untuk mewujudkan Donggala bebas anemia dan bebas stunting. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala melalui Dinas Kesehatan melaksanakan Gerakan aksi bergizi itu di SMPN 1 Limboro, Kamis (4/9/25). 

Aksi bergizi yang melibatkan ratusan siswi dari tingkat SMP dan SMA itu dihadiri langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni. 

Bupati Vera mengatakan, masih tingginya kasus anemia erat kaitanya dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Khususnya pada remaja putri dan ibu hamil. 

“Hal ini tentu berkaitan erat dengan prevalensi stunting,” sebut Bupati. 

Untuk menjawab tantangan itu, Bupati memgatakan, Pemkab Donggala menggagas sebuah proyek perubahan inovatif bernama Donggala berkomitmen perangi stunting atau disingkat ‘Dipersunting’. 

Dipersunting adalah gerakan kolaboratif, lintas sektor yang menyatukan langkah antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, masyarakat hingga sektor swasta.

“Melalui program ini kita berkomitmen menurunkan prevalensi stunting donggala hingga mencapai target nasional yaitu 14,4 persen pada tahun 2029,” jelas Bupati. 

Bupati menambahkan, gerakan aksi bergizi bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Termasuk membiasakan pola makan bergizi dan mendorong aktivitas fisik yang teratur. 

“Dengan langkah sederhana namun konsisten ini, kita sedang membangun pondasi yang kokoh agar remaja kita bebas dari anemia. Sekaligus memutus rantai penyebab stunting di donggala,” ujar bupati.

Bupati Vera juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan gerakan aksi bergizi sebagai titik awal lahirnya gerakan besar yaitu Donggala bebas anemia, donggala bebas stunting.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Kegiatan Aksi Bergizi, Ilham SKM MKes, menyebutkan, aksi bergizi diikuti kurang lebih 250 siswi dari tingkat SMP dan SMA. 

Ilham mengatakan, gerakan aksi bergizi juga bertujuan untuk meningkatkan literasi warga sekolah tentang pentingnya tablet tambah darah, olahraga fisik, dan konsumsi gizi seimbang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala ini menjelaskan, Gerakan aksi bergizi juga untuk meningkatkan Komitmen Sekolah dalam melaksanakan kegiatan aksi bergizi secara rutin.

“Sekaligus meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam rangka penyelenggaraan Aksi Bergizi di sekolah,” jelas Ilham. (uj)