DONGGALA – Puskesmas Toaya dan Puskesmas Donggala mencatatkan angka stunting tertinggi di Donggala. Oleh sebab itu Pemkab Donggala menjadikan dua puskesmas ini sebagai pilot project intervensi konvergensi stunting.
Berdasarkan data, angka stunting di Puskesmas Donggala mencapai 27,8 persen. Sedangkan puskesmas Toaya 26,7 persen.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni mengatakan, Pemkab Donggala menggagas sebuah proyek perubahan inovatif bernama Donggala berkomitmen perangi stunting atau disingkat ‘Dipersunting’.
Dipersunting adalah gerakan kolaboratif, lintas sektor yang menyatukan langkah antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, masyarakat hingga sektor swasta.
Menurut Bupati, strategi Dipersunting dilakukan dengan beberapa langka kunci. Salah satunya intervensi konvergensi di dua puskesmas dengan amgka stunting tertinggi yaitu puskesmas Toaya dan Puskesman Goenggati Donggala.
“Langlah lainnya adalah Integrasi data syunting melalui aplikasi Bangda Monevagar intervensi berbasis nyata bukan sekedar asumsi,” tandas Bupati. (uj)




