DONGGALA – Pj Bupati Donggala Moh Rifani SSos MSi menyerahkan bonus uang tunai kepada atlet Donggala peraih medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut. Atlet asal Kabupaten Donggala dari Cabor Pentaque sukses meraih medali emas pada ajang bergengsi tersebut.

Tak hanya Cabor Pentaque, Cabor tenis meja  juga meraih medali perunggu. Atas peroleh itu, Pemkab Donggala memberikan bonus uang tunai Rp20 juta untuk medali emas dan Rp10 juta untuk medali perunggu.

Di tempat yang sama, Bank Sulteng Cabang Donggala juga turut memberikan bonus Rp10 juta untuk peraih medali emas dan Rp5 juta untuk medali perunggu. Bonus itu diberikan dalam bentuk tabungan di Bank Sulteng.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Donggala, Moh Rifani SSos MSi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada atlet Donggala yang berhasil meraih medali dan mengharumkan nama daerah. Rifani mengatakan, sebelum berangkat berkompetisi, Pemkab Donggala memberikan dukungan berupa tambahan uang saku kepada para atlet.

“Ternyata dukungan uang saku yang kita berikan itu ada pengaruhnya dan ada hasilnya,” ujar Rifani.

Menurut Pj Bupati, perolehan medali kontingen Sulteng pada PON Aceh-Sumut patut diapresiasi dan menjadi sejarah. Bagaimana tidak, menurut Rifani, baru kali ini Sulteng bisa meraih total 35 medali pada ajang PON. Delapan diantaranya adalah medali emas.

“Atlet dari Donggala turut memberikan kontribusi terhadap perolehan medali Sulteng. Oleh sebab itu kami Pemkab Donggala memberikan apresiasi dan terima kasih kepada atlet, pelatih dan pengurus Cabor atas prestasi yang gemilang ini,” ungkap Rifani.

Rifani menambahkan, sejatinya penyerahan bonus kepada atlet sudah diberikan sejak beberapa waktu lalu, namun terkendala dengan banyaknya agenda kegiatan Pemkab, sehingga baru bisa terlaksana saat ini.

“Nilainya tidak seberapa, tetapi bonus ini sebagai bentuk perhatian kami kepada atlet yang sudah berprestasi. Muda-mudahan kedepan bonus untuk atlet kita yang berprestasi bisa lebih besar lagi,” harap Rifani (uj/ctz).