DONGGALA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Donggala mencatat ada 19 kasus HIV di Kabupaten Donggala sepanjang tahun 2024. Dari belasan kasus itu, 5 orang pengidap HIV dilaporkan telah meninggal dunia.
Kasus HIV di Donggala tersebar di beberapa kecamatan. Berdasarkan data dari Dinkes Donggala, Kecamatan Banawa paling dominan. Tercatat ada 13 kasus HIV dan 3 diantaranya dilaporkan telah meninggal dunia.
Kepala Seksi pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, Alamsyah, menyebutkan, rata-rata pengidap HIV terdeteksi saat berobat ke rumah sakit. Hal itu diketahui ketika yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan darah.
“Selama ini rata-rata kasus HIV terdeteksi saat pengidapnya sakit dan dirawat,” sebutnya.
Alamsyah mengatakan, HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, membuat pengidapnya rentan terhadap berbagai infeksi dan penyakit. Menurut Alamsyah, Pemeriksaan HIV secara teratur dan pengobatan dini dapat membantu mengontrol virus dan mencegah perkembangan ke AIDS.
“Obat yang diberikan kepada pengidap HIV ini tersedia di seluruh puskesmas dan Rumah Sakit di Donggala. Masyarakat yang mengidap HIV bisa memgambilnya secara gratis,” sebut Alamsyah.
Alamsyah menambahkan, HIV tidak menular melalui kontak biasa seperti berjabat tangan, berpelukan, atau berbagi peralatan makan. HIV bisa menular melalui hubungan seks maupun penggunaan jarum suntik secara bersamaan dengan pengidap HIV. (uj)




