DONGGALA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Donggala menggelar pelatihan penanganan gizi pada situasi bencana kepada tenaga kesehatan (Nakes) di sejumlah Puskesmas di Donggala. 

Pelatihan yang diikuti puluhan Nakes itu dipusatkan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Sulteng, Selasa (22/7/25). Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Donggala, dr Syahriar MKes. 

Dalam sambutannya, dr Syahriar mengatakan, diperlukan sumberdaya manusia yang terlatih di dalam penanganan gizi bencana untuk dapat memberikan layanan gizi yang tepat kepada masyarakat. Hal itu kata Syahriar, sebagai upaya mencegah resiko kematian yang disebabkan oleh menurunnya status gizi pada situasi bencana. 

“Selain dari kompetensi teknis layanan gizi pada masa bencana, tenaga gizi yang terlibat di kegiatan penanggulangan bencana juga perlu dibekali pemahaman terkait sistem penanggulangan bencana serta mekanisme koordinasi pelaksanaannya,” sebut Syahriar. 

Menurut Syahriar, pemahaman tenaga gizi terhadap mekanisme penanggulangan bencana menjadi sangat penting. Hal itu untuk memastikan adanya sinergi antara pemerintah dan mitra terkait lainnya dalam pelaksanaan pemenuhan kebutuhan gizi para penyintas. 

Syahriar menambahkan, Pelatihan gizi diharapakan menjadi momentum bagi peserta untuk mendukung kesiapsiagaan dalam penanganan gizi bencana. 

“Sehingga dapat memberikan layanan gizi yang tepat kepada masyarakat yang membutuhkan,” tandas Syahriar. (uj)