DONGGALA – Pelaksanaan ibadah haji di tanah suci sedang berlangsung. Dijadwalkan, para jemaah haji asal donggala akan kembali ke tanah air mulai akhir juni hingga awal bulan Juli mendatang. Sebelum kembali ke keluarga masing-masing, Dinas Kesehatan Donggala akan menerapkan rapid antigen.
Hal itu sebagai upaya untuk mendeteksi potensi penyebaran virus Covid-19 dari luar negeri.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Donggala, dr Syahriar MKes kepada awak media, Senin (16/6/25) malam di UPT Bapelkes.
dr Syahriar mengatakan, penerapan rapid antigen kepada jemaah haji merupakan langkah antisipasi terhadap penyebaran Covid-19. Proses rapid antigen akan dilakukan saat jemaah haji tiba di wisma.
“Berdasarkan hasil rapat bersama Wakil Gubernur Sulteng bahwa seluruh jemaah haji akan dilakukan rapid tes sebelum kembali ke rumah,” sebut Syahriar.
dr Syahriar mengatakan, apabila terdapat jemaah haji yang terdeteksi terpapar Covid-19, maka disarankan hanya perlu untuk melakukan isolasi mandiri.
Menurut Syahriar, hampir semua masyarakat di Kabupaten Donggala sudah di vaksin. Sehingga kekebalan tubuh sudah terbentuk. Gejala maupun keluhan penderita covid-19 sudah tidak separah era awal kemunculan virus tersebut.
“Bahkan penderita covid saat ini jika dirawat di rumah sakit, sudah tidak perlu perawatan khusus dengan standar isolasi seperti era awal kemunculan covid-19,” tandas Syabriar. (uj)




