SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di Kabupaten Donggala. Diantara upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan khusus kepada masyarakat.
Salah satunya melalui pelatihan pengoperasian alat berat forklift. Untuk memberikan pelatihan teknis forklift itu, Pemkab Donggala melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi bekerja sama dengan Balai Vokasi dan Produktivitas Samarinda, Kalimantan Timur.
Sebanyak 16 orang warga Donggala diberangkatkan ke Samarina untuk mengikuti pelatihan tersebut. Belasan warga Donggala yang tergabung dalam angkatan pertama itu akan mengikuti pelatihan selama sebulan lebih.
Pj Bupati Donggala, Moh Rifani SSos MSi memimpin langsung keberangkatan rombongan peserta pelatihan ke Samarinda. Pj Bupati juga didampingi kepala Dinas Nakertrans Donggala, Moh Ilham Yunus beserta jajaran.
Pada sesi pembukaan palatihan yang berlangsung pada Selasa (13/8/24) tersebut, Pj Bupati Rifani menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI, khususnya Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Samarinda yang telah memafisilitasi pelatihan.
Menurut Rifani, pelatihan forklift bukan hanya sebuah pelatihan teknis, tetapi juga sebuah investasi jangka panjang bagi masa depan para peserta dan masyarakat Donggala.
Kata Bupati, kompetensi dalam mengoperasikan alat berat seperti forklift sangat diperlukan diberbagai sektor industri yang terus berkembang di dearah.
“Dengan keterampilan ini saya yakin para peserta akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif,” sebut Bupati saat membuka secara resmi kegiatan pelatihan.
Rifani mengatakan, program pelatihan tersebut merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan amanat Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 2 tahun 2014 tentang standar pelayanan minimal bidang ketenagakerjaan.
Pelayanan pelatihan kerja sebagai wujud dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja daerah.
“Pelatihan ini diharapkan mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada tahun ini yang berjumlah 4.218 di kabupaten Donggala,” sebutnya lagi.
Bupati Rifani juga berharap, pelatihan tersebut dapat menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat antara kabupaten donggala dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Samarinda, serta Kementerian Ketenagaan secara umum dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Donggala.
“Kepada seluruh peserta, ikutilah setiap sesi pelatihan dengan penuh perhatian dan dedikasi. Keterampilan yang kalian peroleh dari pelatihan ini akan menjadi bekal yang sangat berharga dalam menghadapi dunia kerja,” pesan Bupati Rifani. (uj/ctz)




