DONGGALA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Donggala berhasil melampaui target Pendapat Asli Daerah yang bersumber dari retribusi pasar. Bidang Perdagangan Dinas Perindag berhasil mengumpulkan sedikitnya Rp150 juta PAD dari target Rp100 juta yang diberikan. 

Kepala Bidang Perdagangan, Hj Syahria, menyambut baik capaian PAD dari retribusi pasar tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pedagang atas kontribusinya kepada daerah. 

Syahria menyebutkan, pasar labuan menjadi penyumbang terbesar retribusi kepada daerah. Kemudian disusul pasar ganti di banawa dan pasar sioyong di Dampelas. 

“Retribusi dari pasar labuan tahun ini hampir Rp50 juta,” sebut Kabid yang akrab di sapa Hj Ria ini. 

Hj Ria mengatakan, para pedagang juga menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Daerah. Menurut Hj Ria, para pedagang meminta agar Pemkab bisa memberikan perhatian terhadap infrastruktur pasar. 

“Misalnya akses jalan hingga perbaikan lapak-lapak pedagang di dalam pasar,”  ungkap Hj Ria. 

Hj Ria menambahkan, tahun 2026, target PAD telah ditetapkan sebesar Rp500 juta. Naik lima kali lipat dari target tahun 2025. Hj Ria tak menjelaskan secara detail apa pertimbangan DPRD menaikan target PAD hingga 5 kali lipat. 

“Tidak apa-apa, target ini kami terima. Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” tandasnya. (ujs)